helpHelpfeedbackFeedback  Register
http://www.kapasitor.net/community/
Welcome Guest
Not a member yet? Join us.
Login if you already have registered.
Article  Information  Life  Opinion  Relationship  

KARYA LEKAT UNTUK PUISI
Komuniti: Article | 16/07/2009 | 13:09:50 PM | 264 Views
Share

KARYA LEKAT UNTUK PUISI

 

Bermula dari sebuah pertanyaan :
" Sebenarnya puisi itu karya lepas atau karya lekat ?"
Sebelum mencari jawab dari pertanyaan ini, sebaiknya
disepakati dulu, apa itu karya lepas dan apapula karya lekat.
Dua istilah ini man Atek tidak yakin, apakah sudah ada yang
pernah menyampaikan atau belum, yang pasti istilah ini dipilih
hanya untuk membedakan berbagai macam ragam olah pikir,
olah rasa maupun olah raga yang cenderung ditafsirkan
sebagai kegiatan jasmani semata. Di antara kegiatan pengolahan
tersebut ada yang menghasilkan suatu produk yang mampu
mencitrakan siapa pengolahnya, apa maunya dan bagaimana
dia bersikap dalam kesehariannya. Hasil karya seperti ini,
boleh dibilang sebagai karya lekat, artinya karya tersebut
senantiasa melekat erat pada si pengkarya, meskipun
si pengkarya telah menuju alam baka. Karya seperti ini
biasanya bersifat unik, lain dari yang lain dan bisa abadi
di sepanjang masa. Meskipun banyak ragam karya yang
menyerupai, baik sebelum maupun sesudahnya,
karya semacam ini masih saja memiliki keunikan tersendiri,
karena pada dasarnya tidak ada satu orang pun manusia
yang bisa sama persis, dengan manusia yang lain,
meski anak kembar sekali pun.  
Disamping itu ada juga karya manusia yang hanya sekedar
berupa benda jadi maupun narasi yang tidak meninggalkan
jejak apa pun untuk sekedar memberikan informasi
tentang siapa penulisnya. Hasil karya seperti ini boleh juga
disebut sebagai karya lepas, artinya tidak ada pengaruh apa pun
bagi penikmat karya tersebut, dinikmati tidak mendatangkan
manfaat, ditinggalkan tidak juga menimbulkan kerugian.
Mengetahui maupun tidak, siapa pengolahnya juga
tidak ada pengaruh apa pun, hilang tertelan jaman.

Dari uraian di atas, mulai dapat dicari jawab atas
pertanyaan yang telah disampaikan. setiap puisi
yang telah dilahirkan pada dasarnya bersifat unik,
lain dari yang lain, meskipun proses kehamilan dan
persalinannya bisa jadi sangat dipengaruhi oleh berbagai
macam gaya bahasa, ide, rasa, kosa kata, budaya
maupun hasil karya puisi orang lain atau bahkan
terinspirasi oleh karya sendiri, tetap saja akan
tersembul keunikan tersendiri, manakala
puisi tersebut tidak seratus persen sama
bait perbait dan kata perkata. Bahkan sebuah saduran
maupun terjemahan kadangkala bisa menjadi sebuah
puisi tersendiri dan terbebas dari puisi aslinya.
Dari keunikan puisi ini, akan dapat diketahui siapa
penulisnya, apa maunya dan bagaimana dia bersikap
dalam hidup hari-hari. Jika demikian dapat dimengerti
bahwa puisi dapat dikategorikan sebagai salah satu
hasil karya manusia yang bersifat karya lekat.
wallahu a'lam.

Rumpin, 18 Juli 2009
man Atek


author
man_atek
My.Kapasitor
Add as friend
Send Message
share
bloglinesRedditStumbleUpontechnocratiYahoo
DeliciousdiggFacebookGoogleNewsvine

my other posts
Berbagi rasa : Menemukan Momentum
MACAM RAGAM ISI PUISI
10 Fakta tentang man Atek
TUJUH ALASAN KENAPA KITE KAGA MULAI MENULIS PUISI
Seratus lima puluh juta untuk Penyair
KENDURI PUISI
LIMA TAHAP PROSES MENULIS PUISI
View all


Permalink | Top


Comment
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login

jadual aktiviti bulan julai
Jadual penuh

iklaneka
Iklan PrasastiIklan Datakl
Iklan Kapasitor
Iklan Tshirt
muat turun
Ringkasan Panduan Penulisan & Menghantar Karya
Aku Budak Setan: Nazihah (Versi Sopan)
Unwritten
Akhirnya Jo Sudah Tahu
Iklan di sini RM1/sehari

31 Julai: Borak Foto bersama Shaiful Rizal