helpHelpfeedbackFeedback  Register
Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Indonesia
Selamat Datang Pengunjung
Ayo, gabung sekarang
Log masuk jika sudah mendaftar
Penulisan > Puisi > Politik
4.5
4 Penilai
INI KAMI
Tarikh Dihantar: 2008-10-10 22:49:36 | 120 Bacaan

1/

Ini kami, kumpul berkumpul..

Berhadap laut racikan Ibu..

Setuang air, sepatah garam,

daging dada yang habis setengah..

 

Bumbunya hanya tangis dan senyum saja..

 

Ini panen raya, tapi lumbung dapur kami kadung berlubang..

Yang ujungnya di kening Bapak..

 

 

Ini kami, adik beradik...

Bersandar karang anyaman Bapak..

Sebukit debu, sekepal keras,

denyut kepala yg lunas sebendang...

 

Ikatnya hanya peluh dan penat saja..

 

Ini panen raya, tapi ruang makan kami kadung bersekat..

Yang palangnya di dada Ibu..

 

 

2/

Ini kami, mimpi bermimpi..

“Mana Ibu yang ikhlas mengutuk kami jadi batu?” tanya jaka..

“Mana Bapak yang pasrah menyihir kami jadi madu?” rajuk dara..

 

Ini panen raya, tapi kami puasa..

Senyap betul ini nyawa..”

 

 

3/

Ini kami, sepanen kami..

Di lumbung dapur, di ruang makan..

 

Ramai tikus jamban berpesta..

Mulut mereka penuh Ibu, penuh Bapak,

penuh kami..

 

Saling mengunyah..

 

 

*edited;

Salam Raya Iedul Fitri



HTML:
Widget:
Rekomen!!rekomen!
Reviu rekomen!
Nilaikan karya ini
Nilaikan karya ini
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang dibenarkan menilai karya-karya di Kapasitor.
4.5
4 Penilai


Komen
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login

Perihal Penulis

Elang
Hantar Mesej
Elang

Karya
print CETAK
email EMEL
karya curang LAPOR
rekomen! REKOMEN!!
reviu! REVIU

hakcipta karya ini
Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan

Lain-lain karya Elang
[PUISI] JAYAKARTA, WAKTU ITU
SESAAT ITU
BINAR DI MATAMU
THE GLITTER IN YOUR EYES
PADA SUATU MASA
Lihat semua

iklaneka
Iklan PrasastiIklan Datakl
Iklan Kapasitor
Iklan Tshirt
muat turun
Ringkasan Panduan Penulisan & Menghantar Karya
Aku Budak Setan: Nazihah (Versi Sopan)
Unwritten
Akhirnya Jo Sudah Tahu
Iklan di sini RM1/sehari