Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Indonesia
Selamat Datang Pengunjung
Ayo, gabung sekarang
Log masuk jika sudah mendaftar
Penulisan > Puisi > Spiritual

Inilah Aku

Sebelumnya: Tak bernyawa bukanlah matiSelanjutnya: Letih meraja
iklaneka

Inilah gumpalan beraroma amis
Yang pernah kau sandarkan
Dalam ruang antara dua pangkalmu

Masih saja merasa pongah
Diri ini di atas deraimu
Hingga membuat biru kelopak mata
berhias butiran keristal-keristal

Inilah gumpalan darah lalu
Mengira kokoh tanpa ayunan
Yang terikat di antara tanganmu

Masih saja mengalir air surga
Dari dua belah dadamu
Walau terkadang gersang
Sebelum muaraku penuh

Inilah gumpalan darah itu
Yang mengira tak membusuk termakan waktu

Sebelumnya: Tak bernyawa bukanlah matiSelanjutnya: Letih meraja
Share!

(+) Create your entry!

Permalink | Top
HTML:
Widget:
Rekomen!!rekomen!
Reviu rekomen!
Nilaikan karya ini
Nilaikan karya ini
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang dibenarkan menilai karya-karya di Kapasitor.
4.0
3 Penilai

Info penulis

Gasim baharun

Hanya ingin membuat puisi dingin yang gerimis...
zera | Jadikan zera rakan anda | Hantar Mesej

Info karya
print CETAK
hakcipta karya ini
Attribution 2.5 Malaysia
Keterangan
email EMEL
karya curang LAPOR
rekomen! REKOMEN!!
reviu! REVIU

Lain-lain karya zera
usang
usang
usang
Ruang Tersinggah Dendam
Menuju Titian
Antara Kita (Indonesia)
Cukup
Di antara Telaga Warna
Lukis Indah Untuknya
Letih meraja
Lihat semua

Komen
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login


iklaneka

Kenali Kapasitor.net

iklaneka

menarik di kapasitor.net

iklaneka

panduan penulisan DBP

Local search