Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Indonesia
Selamat Datang Pengunjung
Ayo, gabung sekarang
Log masuk jika sudah mendaftar
Penulisan > Puisi > Filsafat

Di antara Telaga Warna

Sebelumnya: TetirahSelanjutnya: Tentang Rindu
iklaneka

pada langit telah terlukiskan bara
bumi merasakannya bagian dari hara
inilah liang tak bernama
telah terpancang nisan warna-warna

kita di ruang yang mana
jikala pelita meredup sudah
hanya sekejap beri aroma
nyatanya busuk semakin meraja

"jangan katakan pada langit"
bila bumi masih meneteskan air mata

literan keringat tercurah
hanya untuk membasuh telapakmu, lalu kau berlalu

"kau tau, bukan kelopak membiru lebam"
tapi gumpalan telah bernanah

kita, di antara telaga warna terbujur sudah

Sebelumnya: TetirahSelanjutnya: Tentang Rindu
Share!

(+) Create your entry!

Permalink | Top
HTML:
Widget:
Rekomen!!rekomen!
Reviu rekomen!
Nilaikan karya ini
Nilaikan karya ini
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang dibenarkan menilai karya-karya di Kapasitor.
4.3
4 Penilai

Info penulis

Gasim baharun

Hanya ingin membuat puisi dingin yang gerimis...
zera | Jadikan zera rakan anda | Hantar Mesej

Info karya
print CETAK
hakcipta karya ini
Attribution 2.5 Malaysia
Keterangan
email EMEL
karya curang LAPOR
rekomen! REKOMEN!!
reviu! REVIU

Lain-lain karya zera
usang
usang
usang
Ruang Tersinggah Dendam
Menuju Titian
Antara Kita (Indonesia)
Cukup
Lukis Indah Untuknya
Letih meraja
Inilah Aku
Lihat semua

Komen
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login


iklaneka

Kenali Kapasitor.net

iklaneka

menarik di kapasitor.net

iklaneka

panduan penulisan DBP

Local search