Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Indonesia
Selamat Datang Pengunjung
Ayo, gabung sekarang
Log masuk jika sudah mendaftar
Penulisan > Puisi > Spiritual

randu (2)

Sebelumnya: malam sebelum pagi pertamaSelanjutnya: Perjumpaan
iklaneka

 

pernahkah,
sejenak saja engkau menghentikan langkahmu
pada randu yang sengaja menggugurkan dedaun
dan menggantinya dengan bunga-bunga kecil
pada puncak bediding
ketika sinar matahari pertama menerpa kuncu-kuncupnya
ketika ranting-ranting masih menggigil
atau
anggapmu tetap sama
alam harus melakukan itu

kemudian,
tolehkan matamu
kepada bekas tapak kaki tanpa alas
yang kau tinggalkan di tanah kering berdebu
yang lembab oleh embun musim kemarau
lalu tanyakan pada jiwamu
mengapa tanah itu menempeli kakimu
atau
anggpamu pun tetap sama
karena memang perjalanan ini menjejak tanah

pagi itu,
randu menyiapkan berkah
agar awal penghujan yang sebentar lagi
kapuk telah terbungkus kain
menunggu jiwa-jiwa lelah
memberikan kehangatan

sapamu
mungkin hangat itu
randu

 

mn : 200409

Sebelumnya: malam sebelum pagi pertamaSelanjutnya: Perjumpaan
Share!

(+) Create your entry!

Permalink | Top
HTML:
Widget:
Rekomen!!rekomen!
Reviu rekomen!
Nilaikan karya ini
Nilaikan karya ini
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang dibenarkan menilai karya-karya di Kapasitor.
5.0
1 Penilai

Info penulis

darkskies

bukan sesiapa...hanya bening sunyi
darkskies | Jadikan darkskies rakan anda | Hantar Mesej

Info karya
print CETAK
hakcipta karya ini
Attribution 2.5 Malaysia
Keterangan
email EMEL
karya curang LAPOR
rekomen! REKOMEN!!
reviu! REVIU

Lain-lain karya darkskies
aku dan duniaku
kota terlarang
hari ini hujan
kotak kata
sapa rindu
junub
malam sebelum pagi pertama
lenguh peluh
ambang
ejakulasi
Lihat semua

Komen
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login


iklaneka

Kenali Kapasitor.net

iklaneka

menarik di kapasitor.net

iklaneka

panduan penulisan DBP

Local search