Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Indonesia
Selamat Datang Pengunjung
Ayo, gabung sekarang
Log masuk jika sudah mendaftar
Penulisan > Puisi > Lain-lain

Antara Kita (Indonesia)

Sebelumnya: Prasasti HatiSelanjutnya: Fakir
iklaneka

tertunduk pada siang dan petangnya kehidupan
melengkapi tangis yang memuncak di sela tonggak sejarah
kita telah bawakan seikat kamboja
bukan mawar ataupun melati yang tumbuh di rimbunnya ranting-ranting beringin

nyatanya masih tampak begitu indah
walau telah terhampar helaian kafan
yang membentang sudah

"ikatkan seutas tali bersama merah putihnya darah,merah putihnya airmata, merah putihnya cinta,
sebelum hitam semakin menjerat kebebalan kita".

sewangi cendana semerbak di seluruh penjuru

Sebelumnya: Prasasti HatiSelanjutnya: Fakir
Share!

(+) Create your entry!

Permalink | Top
HTML:
Widget:
Rekomen!!rekomen!
Reviu rekomen!
Nilaikan karya ini
Nilaikan karya ini
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang dibenarkan menilai karya-karya di Kapasitor.
4.0
1 Penilai

Info penulis

Gasim baharun

Hanya ingin membuat puisi dingin yang gerimis...
zera | Jadikan zera rakan anda | Hantar Mesej

Info karya
print CETAK
hakcipta karya ini
Attribution 2.5 Malaysia
Keterangan
email EMEL
karya curang LAPOR
rekomen! REKOMEN!!
reviu! REVIU

Lain-lain karya zera
usang
usang
usang
Ruang Tersinggah Dendam
Menuju Titian
Cukup
Di antara Telaga Warna
Lukis Indah Untuknya
Letih meraja
Inilah Aku
Lihat semua

Komen
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login


iklaneka

Kenali Kapasitor.net

iklaneka

menarik di kapasitor.net

iklaneka

panduan penulisan DBP

Local search