Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Indonesia
Selamat Datang Pengunjung
Ayo, gabung sekarang
Log masuk jika sudah mendaftar
Penulisan > Puisi > Kehidupan

Dermaga sepi

Sebelumnya: lagu awan putihSelanjutnya: one night in kintamani
iklaneka

Di senja yang datang kembali
kutangkup kilasan angin
meninggalkan perigi
dermagamu sepi

kulihat debur ombak berderak
menggugurkan buih
dan punggung karang tegak
menampung jeritan camar
yang sedih

seorang penyair meminjam pasirmu
rumah bagi para kepiting dan kerang
sebagai lantunan tembang
rindu yang hilang
dan membawanya kepada lembaran malam
dimana senyap akrab mendekap tangis
hujan yang turun kemudian

oh, lihatlah dermagamu kini menua
dan penyair itu mulai kehabisan kata
lantas apa yang bisa kubawa
untuk pergi
sebelum langit pecah
menggugurkan pagi


Jakarta, Syawal 1431 H 

Sebelumnya: lagu awan putihSelanjutnya: one night in kintamani
Share!

(+) Create your entry!

Permalink | Top
HTML:
Widget:
Rekomen!!rekomen!
Reviu rekomen!
Nilaikan karya ini
Nilaikan karya ini
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang dibenarkan menilai karya-karya di Kapasitor.
0
0 Penilai

Info penulis

Lailatul Kiptiyah

sederhana
laila | Jadikan laila rakan anda | Hantar Mesej

Info karya
print CETAK
hakcipta karya ini
Attribution 2.5 Malaysia
Keterangan
email EMEL
karya curang LAPOR
rekomen! REKOMEN!!
reviu! REVIU

Lain-lain karya laila
Pada sebuah gedung
Di Tanjung Benoa
Sajakmu seribu tangis
Cerita Gadis Kecil
Janji Merapi
Kidung Illahi
Teratai
Duka dari timur
Akar
Bermula dari mimpi
Lihat semua

Komen
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login


iklaneka

Kenali Kapasitor.net

iklaneka

menarik di kapasitor.net

iklaneka

panduan penulisan DBP

Local search