Gadis, saat hati kacamu retak, meracik kasih, pedih, kau kias dengan senyuman, kau tabir dengan tawa, yang tersirat hiba. Tahukah kau, duka yang kau diamkan, menyentak damaiku, merenggut senangku?
Gadis, kala jiwa teresak lagi, usah dicanang ria yang tiada, usah mengolok tenang, menekup sayu. Rungkaikan padaku, gadis, tiap simpul deritamu, agar usai gering rasamu, moga kebah bisa lukamu.
~ :: Buat engkau di SA dan Brissy, moga kuat.
|