Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Eksperimental

Menanti Gerah Mentari

kalau aku mampu
ingin sekali aku merasai nadi yang menipu
bernafas dalam madah waktu
yang terhenti di dalam lelap mimpi lalu
membinasakan jahilnya hati aku
dan kembali sempurna seperti selalu
agar dapat mengindahkan kembali kotor jiwa sebersih putih salju

kalau aku mampu
undurkan zaman-zaman kegemilangan itu
pasti tiada keberanian untuk memalsukan janji-janji dulu
terbinanya sebelum mata terbuka di celah aturan rindu
menghirup udara segar di atas dingin kamar sendu
tetapi...adakah semua ini perlu?..
setelah tersudut di lubuk hatinya pilu

biarpun ia takkan menjadi kenyataan
sebenarnya inilah lumrah kehidupan
telah pun tertulis setiap perjalanan seorang insan
di antara gerak langkah hati yang tak pernah mati
menanti gerah mentari terjunjung di kepala ini
menunggu bicara di mahkamah yang sudah tentunya pasti
menentukan letaknya diri yang sesal dan telah pun  mengerti
bahawa hidup ini ada keindahan di sebalik zarah cintanya misteri

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Kisah Kita
Puisi selepas >>
Tidurlah

Lain-lain karya syukri
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

4 Komen dalam karya Menanti Gerah Mentari
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor


Kapasitor Bookstore

Unwritten

Novel cinta selamba yang tak rugi kalau membacanya.
Price: Percuma


admin blog