
Keadaan Kwarf ini membuatkan mataku tidak pernah berhenti mendiruskan jernih air tanpa silu bagaimana tidak, sedangkan Izrail berdiri tegak di belakangku.
Sempat kukira sekelumit iman tanpa perbuatan yang selama ini kusisihkan jauh dari kalbu zakiahku, Sungguh, tidak tergambar siksaanMu. Hanya kini doa saja termampu agar Ya Rabb limpahkan kesabaran, keasyikan meniti titian kematian.
Peluh mula menerbit di dahiku dan setitis dingin mengalir ke seluruh wajah aku mengerti saat itu kian tiba...
"Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah, dan Aku bersaksi Nabi Muhamad itu pesuruh Allah" Inilah noktah kerinduanku terhadapMu ya Allah, semoga ini dinamakan Husnul Khatimah.
Tabir Khaizuran UPM Serdang sumber imej : di blog ini. Terima kasih imamdesa.blogspot.com
|