helpHelpfeedbackFeedback  Register
Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Selamat Datang Pelawat
Eh, masih belum mendaftar?
Log masuk jika sudah mendaftar
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Ekspresi Diri
3.5
2 Penilai
Catatan Perasaan
Tarikh Dihantar: 2009-11-25 18:53:06 | 110 Bacaan
Share

Catatan Perasaan

Sungguh tidak tahan sepi,

dan masih melanggar janji.

 

Apabila angin membisu

Bulan bersinar kuning cahayanya

Awan putih ditelan malam

Bintang bertabur mati lakunya,

 

Aku merindu

pada dia yang ku dambakan

pada dia yang ku nantikan

pada dia yang ku sayang

pada dia yang tidak pernah ku lupakan

 

Dirinya yang punya jiwa kekasih

Dirinya yang pendam ungkapan

Dirinya yang indah, wangi

Dirinya yang jauh, sunyi

 

Lama dia pergi, tinggalkan ku.

Meski alam tidak sunyi, ku masih sepi.

Ku mencari kesempurnaan, namun setiap kalinya

tiada yang setanding dengan dia

Sehingga aku menjadi pemuja yang curang,

membutakan hati.

Aku penglipur lara, masih luka berdarah.



HTML:
Widget:
Rekomen!!rekomen!
Reviu rekomen!
Nilaikan karya ini
Nilaikan karya ini
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang dibenarkan menilai karya-karya di Kapasitor.[Login]
3.5
2 Penilai


Komen
Hanya pengguna berdaftar sahaja yang boleh memberi komen. Sila Login

Perihal Penulis
jacquenne
Hantar Mesejjacquenne

Karya
print CETAK
email EMEL
karya curang LAPOR
rekomen! REKOMEN!!
reviu! REVIU

hakcipta karya ini
Attribution-Share Alike 2.5 Malaysia
Keterangan

Lain-lain karya jacquenne
Antara Epal dan Bulan
Kematangan Anak Metropolitan
Kematangan Anak Metropolitan
my jeans
Our love, alive
Bukan Aku
SMS
Berahi
Makam mu Bonda
Lihatlah Aku Sayang
Lihat semua



iklaneka


iklan
Iklan PrasastiIklan Datakl
Iklan Kapasitor