
:Buat yang masih ragu
Dalam gerimis salju dingin sedingin cintamu aku termanggu dungu menunggu terus menunggu.
Salju menitis-nitis setitik demi setitik dari pohon tirus sepi di kalbuku menjentik-jentik.
Aku masih menanti terus menanti kalimah keramat, dari bibir mungilmu
Namun tetap kau membisu membiarkan pilu di hatiku terus membeku.
"Masihkah kau ragu?" Kau menunduk sayu tiada jawapan hanya tangisan.
Aku pun menderapkan sepatu meninggalkanmu di bangku kayu.
:Kunci hatimu bukan padaku Maaf buat sekian kali Andai hadirku ini mengundang luka pada sanubari... 0400am 090110 Tabir Khaizuran Upm Serdang :Penat Menunggu...
|