Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Cinta

Kacang-kacang yang menuju kehancuran!

kacang-kacang yang sedang menuju kehancuran
di rahang di kerongkongan mengalir ke esofagus merengus
mereka menangis menghitung nasib diri yang diazab Aidilfitri

kata ketua mereka yang hampir hilang kepala,

"aduh! sudah ku jangka! namun pedihnya tetap merajalela!"

mereka terus jatuh dan jatuh berderaian di hujung usus
tetapi tiba-tiba mereka dicantumkan kembali!
bergumpalan dan bertindihan menyatu
tiada kata berkumandang lagi
hanya air mata membasahi pipi

kacang-kacang yang sedang menuju kehancuran
kembali bersatu tanpa perlu memeluk bahu-bahu
mereka menangis mengira masa depan yang di landa Aidilfitri

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Bertandang lagi
Puisi selepas >>
Rebah dalam megah

Lain-lain karya Kurusawa
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

1 Komen dalam karya Kacang-kacang yang menuju kehancuran!
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog