Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Cinta

bauan rindu

perlahan-lahan darah yang berkocak di kepala menari 
hingga beda antara terik pagi dan rembang tengahari menjadi sepi

paluan gong rendah diri menancap tunggul-tunggul keegoan
meretakkan bauan rindu pada dinding-dinding kecintaan

maka berderailah semua cerita yang dulunya dongeng berkepal
maka tersenyumlah! dunia bukan lagi jadi igauan 

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
SENJA DI PARIS
Puisi selepas >>
Ventrikel

Lain-lain karya Kurusawa
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

0 Komen dalam karya bauan rindu
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog