Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Kehidupan

Hiba

Dipukul angin mencengkam rasa,
Langit gelap sayup nada,
Hati kecil di lembah jiwa,
Bunuh saja berkocak hiba

Nafas baru yang mendatang,
Hiasan lain datang bertandang
Berubah mungkin , perang dingin,
Masih lagi termenung hiba.

Dikala hatimu semakin ungu,
Dikala masih ada aku kamu,
Dikala bahasa alam sayu,
Dikala awan berarak atau kaku,


Maka di kala apa pon ,
Warna itu tetap sama
 .

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
‎Aku, Si Pokok Besar, dan Sebuah Kedewasaan
Puisi selepas >>
Hakis

Lain-lain karya opanaz
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

0 Komen dalam karya Hiba
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog