Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Ekspresi Diri

Gong.Gong.Gong.

Di lepau yang kian rancak,

menghirup secangkir kopi,

mengepah rokok kongsi semeja,

di lepau ini kini berbunyi,

suara langau yang kian rancak.

 

Yang tua mulai lupa keluarga,

di malam anak mengaut susu,

Yang isteri menoreh luka di hati,

mana susu tepung mana guni beras,

mensisa luka torehan hati.

 

Di khutub khanah mulai sunyi,

buku dibumbu debu,

tidur rapi di gobok senja,

di khutub khanah mulai sepi,

cinta ilmu yang mulai sunyi.

 

Yang remaja berpamit di gedung durja,

wang material semata,

Yang melahirkan hati nan hitam,

berbondong-bondong mengumpul eset,

adakalanya menggonggong.

 

Gong.

gong.

gong.

 

 

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Meniti Makna
Puisi selepas >>
Sang Penggesek Kasih.

Lain-lain karya Adika
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

2 Komen dalam karya Gong.Gong.Gong.
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog