Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Cinta

Hiruk dan pikuk

Demi mata yang menelan hiruk-pikuk dunia,

Dan dari mata ini yang terus jatuh ke hati.

 

Demi bersaksikan tangan dan badan,

mengukir hidup, merakam pengalaman.

 

Anak-anak muda yang resah.

menyanyikan jiwa, meluahkan rasa. 

 

Cerita hiruk dan pikuk ini lama sudah terpendamkan.

Tinggalnya untuk diselongkar dengan hikmah Tuhan.

 

Oh mengapa jantung selalu berdentum laju,

andainya ini bukanlah benar?

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Peragaan diri
Puisi selepas >>
Hatinya yang dua

Lain-lain karya Sebs89
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

0 Komen dalam karya Hiruk dan pikuk
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog