Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Ekspresi Diri

Akulah Penyair Sambal.

Akulah penyair itu,
meniti dari bibir ke bibir,
kononnya aku pencipta khayal,
lupa itu bulan dan bintang.

Akulah penyair itu,
bergerak dari tangan ke tangan,
kekadang sebagai pembungkus nasi lemak,
pelapik rezeki anak MALAYSIA.

Di aksaralah mata akalku berbicara,
tentang bulan dan bintang,
dacing dan roket,
arakian mata yang direbutkan.

Lupalah duniaku,
pada seniori pada tablet,
bukan ubat tapi senjata,
membunuh akal perut nafsu gerabak.

Aku juga lidah masyarakat,
bukan penempel dusta di media,
aku pelapik nasi lemak,
terlekat sambal di jiwa penyairku.

 

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Jiwa Kosong Hati Mati
Puisi selepas >>
Petunjuk

Lain-lain karya Adika
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

2 Komen dalam karya Akulah Penyair Sambal.
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog