Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Kehidupan

Tari

Warna-warna musik tari
menjadi lutsinar
membunuh semangat penari
mengejar dinar.

Pentas tari itu
pernah menyeksa
kaki tangan dan bahu,
mata hati dan rasa.

Pentas tari yang 
pernah menyaksikan
mereka bergoyang,
menari keasyikan.

Diperhati makin rabun.
Dilihat makin berkabus.

Tarian makin lesap
bukan ghaib
bukan pupus
bukan hilang.

Penarinya lutsinar.

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Petunjuk
Puisi selepas >>
Kun Fa Ya Kun

Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

0 Komen dalam karya Tari
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog