Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Kehidupan

#3 Aku pelangi itu.





i

Dulu,

aku ini persis pelangi,

Setia menemani hujan; Berhenti.

 

Dan pabila cerah tiba,

aku pergi,

Melangkah tidak berkaki,

bernyawa tidak bernadi,

 

Meninggalkan-ditinggal-tertinggal?

- Sepi.

 

aku kembali,

Pabila langit itu merintih lagi;

Melarik stanza duka kecewa,

Mengusapi-Menghapus; airmata.

- Senyum.

 

ii

Dan kini,

aku berdiri di kejauhan; Kaku,

Melihat kau menghembus;

Piung-piung indah; Bersama.

 

Nak ku sentuh,

Tidak bersentuhan,

Hendakku melontarkan bicara,

Tidak kedengaran.

Sepi sendiri; Berkali.

 

Berpalingan!

 

Dan kini,

aku harap,

Majas ini bisa,

terpacul pada sudut minda,

pabila duka; Menyapa,

dan kau bisa melangkah,

tanpa aku; Disisi.

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Yang ke Tujuh
Puisi selepas >>
Jiwa Kacau!

Lain-lain karya Corbis
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

1 Komen dalam karya #3 Aku pelangi itu.
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog