Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Kehidupan

Dua Era

dulu
di ceruk desa
sepat puyu biak tak terkira
sawah padi menguning tenang jiwa
dingin pagi menusuk ke dalam dada...

kini
di ceruk desa
sepat puyu tak nampak muka
sawah padi sendat racun baja kimia
kabus pagi hilang sebelum mentari tiba...

itu harga
perlu dibayar warga
dek urbanisasi yang menggila
dalam mengajar arus globalisasi dunia
semua sempadan diperkosa yang berkuasa....

CNM, 27/5/13, THMK.

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Sungguh Aku Ingin
Puisi selepas >>
Dua Era II

Lain-lain karya ckgunikmie
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

2 Komen dalam karya Dua Era
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog