Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Kehidupan

#10 Kepura-baikan.

“Setiap manusia hidup dengan kecelakaan masing-masing; Dipenjara-Terpenjara, Diasing-Terasing. Jika mampu, langkah itu mahu saja terus berlari. Lari dari terus tenggelam; Mabuk kecelakaan yang berterusan; Sarat dengan kepulan-kepulan asap sigar yang menerjang rakus ke setiap pelusuk kamar. Namun, Lari dari kecelakaan yang telah ditetapkan Tuhan bukanlah satu langkah yang baik untuk aku. Dan dengan kecelakaan itulah, aku mampu berdiri teguh kini.” Ujar ku berseloroh. 

Malam itu, aku bertemankan kesepian; Sendiri, menikmati bir yang memuakkan.
Dari aromanya dan rasanya, sarat dengan celaka; tersendiri. 

***

Berdiri aku dihadapan mirat kaca; kejernihan. Terbit susuk kelibatku pada ruang itu. Tetiba, kelibat itu berberbicara,

“Harapan itu candu!”

- Sepi.

Disebalik jendela kamar, langit itu ketawa. 

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Berbayarkah?
Puisi selepas >>
#11 Telaga

Lain-lain karya Corbis
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

0 Komen dalam karya #10 Kepura-baikan.
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog