Kapasitor Karya Kreatif Bahasa Melayu
Penulisan > Koleksi Puisi > Puisi Cinta

Wadah Buat Yang Berdarah

Ya Muqit

Apakah yang perlu ku lakukan?

Perlukah dia menunggu?

Ku pergi kepadanya andai

Telah tercatit di atas nama takdir

 

Bebesar hati dan merangkul kasih

Yang tersimpan lamanya

Aku pasrah Ya Allah

Tidak halal bagiku menyentuhnya

Apatah lagi merasuki hatinya

Dengan janji-janji palsu

 

Biarkan dia yang lepaskan sendiri

Namun jika tidak, Tunjukkanlah...

Bahawa ku bukan yang terbaik di dunianya

Bukalah matanya Ya Rahim!

Akan ketulusan cinta yang benar-benar cinta!

 

Meski luka hatinya yang berdarah

Kini kian menjadi parah

Lakarkanlah senyuman di wajahnya

Walaupun mengorbankan senyumanku sendiri

Biarkanlah ku ganti tangisan yang berderai panjang

Agar dia mampu menghentikan air matanya

Yang berlinangan dari dulu kala

 

Maafkanlah ketidaksempurnaan diri

Ampunkanlah hagemoni duka

Yang menghiris hati

Ternyata ku bukan yang terbaik

Tuk ada di sisi apa lagi tuk di miliki

Nilaikan karya
Info Penulis
Info Karya

Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 2.5 Malaysia
Keterangan
< < Puisi sebelum
Ramadhan : # LambaianTerakhir Mu
Puisi selepas >>
50pp: Mohon Maaf Semua

Lain-lain karya Nafis_95
Lihat semua
Puisi terbaru
Bahasa Melayu
Latest Poetry
English
Puisi terbaru
Bahasa Indonesia
komen daripada Facebook

0 Komen dalam karya Wadah Buat Yang Berdarah
Hantar komen
Sila login ke Kapasitor atau gunakan akaun Facebook anda




Ikut kapasitor



admin blog